minyak bumi terutama di hasilkanoleh plankton atau ganggang, atau gulma laut yang telah mati. sisa-sisa ini tertimbun di dasar laut dan tersimpan sebagai zat organik. Inilah bahan dasar minyak. tatkala lapisan-lapisan batu zat organik ini tertutup oleh lumpur, tekanannya bertambah. Zat organik itu melapuk, dan berkat adanya panas serta bakteri berubah menjadi gas atau minyak. Minyaknya lalu meresap ke tanah yang lunak dan tertimbun di tempat tertentu. Negara-negara penghasil sebagian besar minyak bumi terdapat di Timur Tengah dan merupakan penghasil lebih dari 50 persen produksi minyak dunia. Proses terjadinya minyak bumi adalah sebagai berikut:

a.    Banyak sekali makhluk yang hidup di air. Kebanyakan diantaranya adalah binatang. Makhluk inilah asal usul minyak bumi. Binatang itu dapat berubah menjadi minyak dalam waktu jutaan tahun jika keadaan alamnya tepat.

 

b.    Jika organisme hidup itu mati, sisa-sisa bangkainya jatuh ke dasar danau atau lautan. Selama beribu-ribu tahun, jumlah binatang yang mati itu kian banyak. Lama-kelamaan jasad itu bertumpuk berlapis-lapis.

 

c. Lapisan organisme yang mati itu bertambah tebal karena kotoran menumpuk di atasnya. Panas dari tanah di bawahnya menyebabkan jasad itu membusuk dan berubah menjadi minyak. prosesnya memakanwaktu yang sangat lama.

 

d. Minyak terkumpul di tempat tertentu dan merembes ke tanah di sekitarnya. kalau ada tanah yang di resapiminyak, itu sering menunjukkan bahwa terkandung minyak di bawahnya. maka kita pun dapat menambangnya.

 

sumber : Causa Edwin dan  Alaimo Christine. Bagaimana Terjadinya Minyak Bumi?. Ilmuan Kecil. Widya Wiyata Pertama Anak-anak Tira Pustaka Jakarta